Rp 200 juta Habis Untuk Promosi Sumut Expo

penutupan sumutWarta  –  Warta Fokus/WASPADA ONLINE – Sunday, 01 November 2009 23:24

By Andi Sapto Nugroho

JAKARTA – Hari ini acara Sumatera Utara Expo 2009 resmi ditutup. Namun beberapa peserta maupun pengunjung pameran merasa kurang begitu semarak, bila dibanding dengan tahun lalu. Biaya promosi yang mencapai Rp200 juta pun terkesan tidak berarti.

“Untuk sewa gedung saja sekitar Rp500 juta, itu pengeluaran paling atas. Kalau untuk promosi kalau tidak salah sekitar Rp200 juta, dibawahnya lagi yang lain-lain terkait produksi,” ujar koordinator Panitia Sumut Expo 2009, Mei Baladewa kepada Waspada Online disela-sela penutupan acara Sumut Expo malam ini.

Mei beranggapan bahwa pihaknya sudah melakukan promosi dan publikasi ke berbagai media baik cetak, eletronik, maupun dalam jaringan (online).

“Termasuk melalui Waspada Online dan situs kami sendiri (PT Sinergi Cipta Kreasi, red),” ujar Mei. Sementara untuk media elektronik terutama stasiun televisi, panitia mengiklankan di Tv One, Metro TV, TVRI, dan ANTV.

Sedangkan untuk radio melalui Trijaya Network dan Prapanca Medan. Selain itu, panitia juga membuat pamflet, spanduk, baliho, umbul-umbul dan poster.

“Koran ada sekitar tujuh, tapi saya tak hafal semuanya yang saya tahu Indopos,” imbuhnya.

Mei menambahkan bahwa anggaran keseluruhan untuk pameran ini bisa diperkirakan dengan melihat jumlah penjualan stan sebanyak 58. Namun demikian tidak semua peserta, menempati stan yang ada. Ada beberapa stan yang diisi 3 bahkan 7 peserta sekaligus.

“Kalau harga stan sebesar Rp20 juta, kali kan saja dengan jumlah stan yang terjual, ya kurang lebih Rp1,2 miliar,” kata dia.

Kurang semaraknya pameran memang dirasakan oleh Maknullah, seorang pengusaha kerajinan tangan dari kerang yang dibawa Pemkab Tapanuli Tengah, Sumut saat ditemui Waspada Online.

“Saya lihat untuk acara kali ini kurang semarak, beda dengan tahun lalu. Saya kira publikasi dan promosinya kurang,” ujar Maknullah.

Hal senada diakui oleh R Tarigan, selaku koordinator stan Pemkab Pakpak Bharat. Ia mengatakan bahwa pihak panitia kurang menampilkan ciri khas kebudayaan masing-masing daerah.

Menurut dia, meski ada beberapa peserta yang menampilkan seni masing daerahnya, harusnya hal itu diterapkan bagi semua peserta. Sumut Expo 2009 yang diselanggarakan sejak 29 Okteber-1 November 2009 tadi sore berakhir setelah ditutup oleh wakil gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Tampak hadir dalam acara penutupan yaitu kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Sumut, Nurlisa Ginting, anggota DPD Sumut, Rahmad Syah, dan para wakil bupati dari daerah peserta pameran. Selain itu juga Pemimpin Redaksi Waspada Online, Avian E Tumengkol beserta istrinya, Meutia Hafid, mantan jurnalis Metro TV.

3 thoughts on “Rp 200 juta Habis Untuk Promosi Sumut Expo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s