Semenjak sore itu

\kau begitu menarik, Diajeng

Dari kemarin sore aku tunggu dirimu
di bawah tiang lampu
semenjak muadzin habis bersholawat
tapi hujan menepismu
hingga kau lupa berhari-hari lamanya

Padahal sudah kusediakan dua kotak cokelat
untukmu
satu rasa madu satu rasa rindu
terbungkus pita kalbu ungu

sayang,
aku lupa kalau kamu
sudah tak ada di sampingku
semenjak muadzin habis bersholawat sore itu

(Rawamangun,19062010: 03:08 WIB)

 

2 thoughts on “Semenjak sore itu

  1. wah sampean ngerapel post ya bos?tanggal post nya dibuah aja,biar keliatan padat tiap bulan update blog😀 *sampe bingung baca post nya banyak banget*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s