Aku ingin bercerita tentang bianglala

Lelah kubergunjing di balik tirai ini bersama burung-burung gereja. kumenunggumu menyibak tirai dan mengecup keningku

Setelah sekian puluh malam kau seperti batu membisu. Aku ingin bercerita tentang bianglala yang kau sulam dalam jendela hati ini

dan kuingin ada sebait kisah tentang itu. sebab kutahu kau bukan batu atau mungkin aku salah mengerti?

Entahlah,

Telah berpuluh senja yang kutunggu kau tak berkirim kabar. bahwa tak lagi ada sebaris bianglala yang tergambar di tirai juga di hati.

Sebab apa, ia pergi?

Duhai hati!

Di dalam pedih dan sepiku

(ku)mencoba tetap terus bertahan

Aku ingin kau ada namun kau tak ada (1)

 

Jalan Damai, 26062011

23.00 wib

tabik,

ASN

(1) Baim-Seperti Yang Kumau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s