Lee Byung-Hun: Filmnya Terlaris Sepanjang Sejarah Korea Selatan

SAYA selalu suka mengambil tantangan baru dan mengalami hal-hal baru … penghargaan ini telah memberi saya dosis kepercayaan yang besar. Saya sangat berterima kasih kepada tim produksi yang memberi kesempatan saya bermain film ‘GI Joe‘.”

“Dan saya akan terus ‘menyapa’ semua orang di masa depan baik di Hollywood dan film Asia,” kata Lee Byung-hun, aktor film asal Korea Selatan, ketika menerima penghargaan sebagai “Star of The Year” 2012 dari grup industri film CineAsia.

Sebulan sebelumnya ia juga memenangkan penghargaan aktor terbaik pada ajang Daejong Film Awards ke-49— Piala Oscar ala Korea Selatan. CineAsia adalah salah satu industri film 3 besar di dunia, yang terletak di Hongkong. “Suatu kehormatan besar untuk menobatkan Lee Byung-hun dengan capaian terbesar dalam CineAsia 2012,” ujar Direktur Pelaksana CineAsia, Robert H.Sunshine.

“Lee adalah aktor luar biasa yang telah menghibur audien televisi dan penikmat film, tidak hanya di Asia, namun juga di dunia internasional,” Robert melanjutkan.

Dalam tiga tahun terakhir CineAsia menobatkan aktris asal China Zhou Xun (2009) dan Zhang Zi Yi (2010), dan terakhir aktor China Li Bing Bing (2011). Rain atau Jeong Ji-hoon menjadi orang Korea Selatan pertama yang meraih penghargaan itu pada 2007, bersama aktris China Tang Wei.

Lee menjadi tokoh utama dalam film “Masquerade”, sebuah cerita yang berlatar awal abad ke-17 saat pemerintahan dinasti Chosun. Film baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu film terlaris Korea Selatan sepanjang sejarah. Data dari Korean Film Council, film tersebut meraih lebih dari 11 juta (11.042.033) penonton sejak dirilis 13 September 2012. Ia masuk deretan tujuh film terlaris Korea sepanjang sejarah dibawah The Thieves (13,032,227), The Host (13,019,740), King and the Clown (12,302,831), Taegukgi (11,756,735), Tidal Wave (11,390,000), dan Silmido (11,081,000).

Juni lalu, Lee dan aktor Korsel lain, Ahn Sung-ki, meninggalkan jejak tangan dan kaki mereka di depan Grauman’s Chinese Theatre, Hollywood. Bioskop ini menarik ribuan pecinta film dari berbagai negara setiap tahunnya.

Lee lahir di Seoul, 12 Juli 1970. Lulusan Sastra Perancis Universitas Hanyang ini telah lebih dari 20 tahun lalu di drama-drama TV Korea. Ia kemudian melanjutkan kuliah di program magister teater dan sinematografi Universitas Chung-Ang. Pada tahun 1997, ayahnya meninggal dunia sewaktu Lee sedang syuting film “Harmonium in My Memory”. Keluarganya sekarang terdiri atas ibu dan seorang adik perempuan bernama Lee Eun Hee

Ia memulai debut perdana aktingnya dalam drama televisi “Asphalt My Hometown (1991). Empat tahun kemudian, ia merambah pertama dunia layar lebar lewat “Who Drives Me Mad?”

Namanya mulai dikenal luas ketika ia berperan dalam film terkenal “JSA: Joint Security Area” (2000), cerita mengenai tentara di perbatasan Korea Selatan-Utara yang akhirnya berteman namun berakhir tragis. Ia juga membintangi “The Good, The Bad, The Weird” (2000), film Korea-Barat yang berlatar belakang masa penjajahan Jepang di Manchuria. Film tersebut sukses sebagai film laris, dan memecahkan rekor film laris di Korea Selatan yang sebelumnya dipegang oleh Shiri.

Dalam film berikutnya, “Bungee Jumping of Their Own” (2001), ia memerankan pria berkeluarga yang mencintai laki-laki muda reinkarnasi dari kekasih masa lalunya. Kedua film tersebut menghasilkan sejumlah penghargaan baginya, termasuk Blue Dragon Film Award dan Grand Bell Award.

Aktingnya dalam “A Bittersweet Life” (2005) sebagai tangan kanan pemimpin geng organisasi kejahatan mendapat pujian kritikus dari Cinema Eye yang menobatkan film itu sebagai “film terbaik tahun 2005”.

Karirnya pun berkembang hingga Hollywood. Pada 2007, ia membintangi film aksi “G.I: Joe: The Rise of Cobra” (2009) dan akan tampil dalam sekuelnya “G.I. Joe: Retaliation” yang akan dirilis tahun depan. Kini ia sedang fokus dalam film “Red 2” bersama Bruce Willis, Anthony Hopkins, dan John Malkovich.

CineAsia menghimpun profesional dalam industri perfilman di seluruh Asia dan belahan dunia lainnya, untuk pameran maupun distribusi film. Tahun lalu, CineAsia memberikan penghargaan kepada aktris Cina Li Bingbing sebagai “Female Star 2011.” sumber: The Wall Street Journal/Yahoo.com/Wikipedia/Boleh.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s