Elisany da Cruz Silva: Gadis Terjangkung Asal Brazil

FRANCINALDO da Silva Carvalho (22) hampir selalu diejek rekan-rekan kerjanya tentang pacarnya: bagaimana kamu memeluk pacarmu, Elisany da Cruz Silva?

Dan ia cukup menjawab cemoohan rekan-rekannya dengan santai, “Banyak cara untuk melakukannya itu,” ujarnya. Bagaimana tidak, Francinaldo memang harus naik balok setinggi sekitar 40 centimeter, bila ingin mencium pacarnya yang memiliki tinggi badan 6 kaki 9 inchi atau sekitar 2 meter – lebih tinggi beberapa inci dibandingkan mantan striker Liverpool Peter Crouch, yang tingginya 6 kaki 7 inci. Bisa jadi, Elisany saat ini adalah gadis tertinggi di dunia, mengingat umurnya yang masih 17 tahun.

Saat berfoto bersama, Francinaldo akhirnya naik ke balok sehingga tinggi kepalanya sejajar dengan Elisany. Meski begitu, Francinaldo tak mengeluhkan dengan perbedaan tinggi badan yang hampir setengah meter itu.

Mereka menikmati pacaran dengan indah dan mesra, ketika menyisir pantai di Salinopolis, Brazil – sambil tangan keduanya bergandengan tangan dengan wajah penuh senyum. Ketika hendak mencium kekasihnya, Elisany pun harus membungkuk.

Elisany memiliki bentuk gigantisme sejak umur 11 tahun, yang menyebabkan nyeri di bagian tungkai dan persendian. Ternyata, dokter menemukan tumor pada kelenjar pituitari atau hipofisis. Tapi dokter sudah menghilangkan tumor tersebut melalui operasi dua tahun lalu.

Kelenjar pituitari merupakan penghasil bermacam-macam hormon dan mengatur kegiatan kelenjar lainnya. Ia sering disebut kelenjar pengendali (master of gland).

Kelenjar tersebut terletak pada lekukan tulang di dasar otak (sela tursika) di bawah diencephalon (bagian dari otak). Dikatakan dalam situs psychologymania.com bahwa salah satu hormon yang dihasilkan adalah somatotrophic atau hormon pertumbuhan. Ia berfungsi mengendalikan pertumbuhan tubuh. Bila seseorang mengalami kelebihan hormon ini, akibatnya pertumbuhan badannya menjadi raksasa. Sebaliknya, bila kekurangan hormon ini akan menjadi kekerdilan.

Dalam wawancara dengan penyiar BTV, Elisany mengatakan, yang membuat dirinya tertarik dengan Francinaldo karena kepribadiannya. “Cara dia bertindak dengan orang-orang dan cara ia bertindak dengan saya,” katanya.

“Satu-satunya hal yang benar-benar mempengaruhi kami adalah ketika pacaran sambil berpegangan tangan, sepertinya dia adalah adik atau anak saya. Tapi aku tidak memilihnya, Tuhan yang memilikan untukku,” ujar Elisany yang bercita-cita jadi model.

Anda bisa membayangkan bagaimana dia membonceng di sepeda motor, ia akan tampak seperti menara di belakang Anda. Sementara kakinya panjang menjulan tinggi di samping kanan-kirinya. Tapi, Francinaldo memilih Elisany karena memiliki wajah yang cantik.

“Dia tinggi dengan wajah yang cantik. Saya tidak keberatan punya pacar tinggi. Saya merasa bebas dan santai sebagai pribadi dan tidak peduli apa yang orang katakan,” tutur Francinaldo, sehar-hari sebagai pekerja konstruksi.

Dalam sebuah foto yang diunggah Dailymail akhir tahun lalu, keduanya tampak becengkerama di tempat tidur dan terlihat bagaimana kaki Elisany melebihi ranjang yang dipakai. Begitu pula saat menaiki mobil, antara kepala dan atap mobil hampir tak ada jarak, sedangkan kakinya yang tertekuk setinggi dasbor mobil.

Ketika dulu berangkat sekolah, ia selalu naik bus dan itu sangat menyiksanya karena tubuhnya yang terlalu jangkung. Karena postur tubuhnya itu pula, ia sering diejek teman-teman sekolahnya. Tak tahan dengan ejekan, ia memutuskan keluar sekolah.

Elisany tinggal di sebuah rumah kecil dengan ibunya Ana Maria Silva, ayah tirinya Luiz Jorge, dan seorang adik perempuan, Meire. Adiknya tak seperti Elisany, ia tetap bertubuh seperti layaknya keluarga lain. Tinggi adiknya tak lebih dari lengan atas Elisany.

Di rumahnya, jika tak waspada ia sering terantuk kayu yang ada di langit-langit rumah. “Ini begitu merepotkan ketika saya di dalam rumah,” ujarnya.

Ibunya berharap Elisany tumbuh seperti gadis-gadis lainnya. “Karena saya tahu dia merasa aneh dan terkadang ingin menjadi seperti mereka (gadis lainnya),” ujar Ana. Dailymail/The Sun/The Lahore Times

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s