Shabu-shabu Merusak Wajah Mereka

KEPOLISIAN Kota Multnomah County, Oregon, Amerika Serikat kembali merilis foto-foto para pecandu sabu-sabu (methamphetamine). Foto-foto itu melanjutkan kumpulan foto “Faces of Meth” yang bikin heboh pada 2004. Sejumlah foto menampakkan wajah para pecandu: lusuh, rambut rontok, bercak-bercak, berantakan, tak bercahaya, pucat, dan seperti kehilangan gairah untuk hidup.

Ini benar-benar mengejutkan, sekaligus bukti mengerikan dan berbahayanya narkoba. “Gambar-gambar telah dirilis dengan harapan bisa membuat siapa saja berpikir dua kali untuk menyentuh obat tersebut,” tulis Dailymail, Minggu (13/1).

Menurut Bret King (45), penyusun proyek “Faces of Meth” pada 2004, bahwa foto-foto tersebut sudah dibawa tur keliling dunia untuk sosialisasi bahaya narkoba. “Setiap orang yang saya catat dan wawancarai, tidak hanya pecandu sabu-sabu, tapi pengguna heroin atau kokain. Beberapa orang tampaknya tidak merasa bersalah dan menganggap perbuatan tersebut sama halnya seperti mengonsumsi alkohol atau ganja,” ujar King. Ia menambahkan para pecandu itu pertama mengenal narkoba di masa sekolah atau kuliah, dengan jenis ganja.

Tak hanya merilis foto-foto, kepolisian juga membuat video dokumenter tentang efek buruk narkotika dan digunakan sebagai materi pendidikan bagi anak-anak muda. “Saya ingin mengilustrasikan hubungan antara keputusan untuk memakai obata-obatan dan kemudian akibat buruk setelah memakainya,” kata King.

Ia memperkirakan sejak tahun 2000, lebih dari setengah narapidana di Penjara Inverness Multnomah County, mengonsumsi narkotika. Hampir kebanyakan orang yang disurvei mengatakan, mulai konsumsi narkotika saat usia 12 tahun.

“Orang-orang berpikir bahwa penegakan hukum dan melawan narkoba barangkali membosankan. Sebetulnya tidak. Setiap orang harus diingatkan tentang bahaya narkoba, terutama ketika begitu banyak orang dengan santai mengonsumsinya,” kata King.

Untuk Tentara

Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam artikel Mengenal Sabu-sabu menjelaskan, sabu-sabu memiliki nama kimia methamphetamine hidrochloride. Ia merupakan kelompok narkotika yang menstimulus sistem saraf. Sabu-sabu memiliki sebutan lain yaitu glass, quartz, hirropon, atau ice cream. Ia umumnya berbentuk kristal berwarna putih seperti gula pasir atau vetsin. Sementara, methamphetamine murni bentuknya seperti pecahan kristal kaca tidak berwarna.

Saat Perang Dunia, sabu-sabu dipakai tentara Rusia, Jerman, dan Jepang, saat berperang untuk mengurangi rasa takut dan membuat lebih agresif. Pada 1950-an, sabu-sabu mulai dipakai di kalangan medis, tetapi setelah diketahui berbahaya, penggunaannya pun diperketat.

Pengaruh sabu-sabu terhadap pengguna sangat kuat dan cenderung sukar untuk melepaskan diri dari ketergantungan. Dalam jangka panjang menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit, gangguan jiwa, atau keracunan logam berat dari aluminium foil.

Laporan Badan Antinarkotika dan Obat-obatan Internasional (UNODC) akhir tahun lalu merilis bahwa sabu-sabu menguasai pasar dengan pesat di Asia Timur dan Tenggara. Sabu-sabu paling banyak atau kedua paling banyak digunakan di 13 dari 15 negara Asia Pasifik yang diteliti.

Penyitaan sabu-sabu di Asia Timur dan Asia Tenggara mencakup setengah dari jumlah total di dunia. “Burma masih menjadi sumber utama pil methamphetamine ilegal di Asia Timur dan Tenggara, dan juga salah satu sumber crystal meth,” ujar badan PBB tersebut. Burma adalah produsen kedua terbesar di dunia setelah Afganistan untuk opium dan turunannya, heroin.

Laporan UNODC juga menyatakan bahwa Tiongkok, Indonesia, Malaysia, dan Filipina, serta Kamboja merupakan produsen besar sabu-sabu. Dailymail/VOAIndonesia/BPOM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s