Govinda: “Jenuh” Berpolitik, Kembali ke Bollywood

PADA era 1990-an, penggemar film India pasti kenal dengan wajah satu ini. Ya, dia adalah Govinda. Hampir empat tahun lamanya, ia absen dari dunia Bollywood, karena terjun di dunia politik.

Pria berusia 49 tahun ini adalah politikus dari Partai Kongres Nasional India. Ia terpilih menjadi anggota parlemen untuk daerah pemilihan (dapil) Mumbai Utara pada 2004.

Akan tetapi, ia kemudian memutuskan mundur dari politik dan berkonsentrasi ke dunia yang melambungkan namanya sejak 1986. Posisinya digantikan oleh Sanjay Nirupam untuk perwakilan dapilnya.

Govinda kembali dengan film terbarunya “Avatar” yang masih dalam proses syuting. Film ini disutradarai oleh Pahlaj Nihalani, yang pernah menangani film debutnya, “Ilzam” (1986). Ini akan menjadi tantangan Govinda untuk menunjukkan tajinya berakting setelah kian lama absen.

Ia percaya bahwa film barunya ini akan sukses menembus box office India. Film ini juga akan menjadi awal rumah produksinya. “Saya akan mulai rumah produksi saya. Ada tren di Bollywood hari ini bahwa semua aktor top memproduksi film,” katanya.

“Saya sedang menunggu waktu yang tepat untuk meluncurkan produksi saya dan sekarang waktu tunggu itu telah selesai.”

Untuk bermain film ini, sejak awal tahun lalu ia diet ketat selama tiga bulan, karena peran sebagai pemain sepakbola. Ia pantang menyantap makanan bergula, berminyak, dan berdaging. Ia melakukan yoga dan berjalan di pantai pagi hari selama satu jam.

Selain bermain di “Avatar”, ia juga akan menjadi cameo (bintang tamu) dalam “Aankhen”, salah satu film yang mengantarkannya sebagai aktor terbaik dalam Filmfare Award 1994.

Dirilis pada 1993, “Aankhen” ini disutradarai oleh David Dhawan dalam sebuah cerita drama komedi. Dalam film tersebut, Govinda berperan sebagai orang kembar. Govinda memang terkenal dengan gayanya yang kocak. Ia juga pandai menari dan jago silat. Di beberapa adegan, ia seringkali meniru gaya aktor laga Hongkong, Jackie Chan.

Sekuelnya berjudul  “Aankhen Char” ini akan disutrdarai oleh Anees Bazmee. “Ada kemungkinan dia (Govinda) tampil dalam adegan khusus. Govinda telah melakukan pekerjaan yang baik dalam ‘Aankhen’,” kata Pahlaj Nihalani, yang menjadi produsernya.

Nihalani mengatakan, untuk sekuel ini pihaknya akan mengkasting para pemain muda. “Saya ingin anak-anak muda dalam film ini. Ini harus terlihat menarik bagi penonton,” ujarnya. Direncanakan, film ini keluar di pasar pada periode Agustus 2013.

Govinda lahir pada 21 Desember 1963, dengan nama Govinda Arun Ahuja. Tapi dia dikenal dengan nama Govinda atau Arun. Ia lahir dari pasangan keluarga artis era 1940-an. Kakaknya, Kaamini Khanna adalah seorang penulis, sutradara musik, penyanyi. Begitu pula dengan adiknya Kirti Kumar. Ia menikah dengan Sunita pada 1987 dan memiliki dua anak, Narmada dan Yashvardhan. Sebelumnya, ia menikah dengan Nirmala Devi, lawan mainnya di “Savera”.

Meski pintar berakting, ternyata ia adalah mahasiswa jurusan teknik dari salah satu universitas di Lahore. Ia sudah membintangi seratusan judul film. Beberapa filmnya meledak era 90-an, seperti “Zulm Ki Hukumat (1992), “Raja Babu” (1994), “Coolie No.1” (1995), “Deewana Mastana” (1997), “Haseena Maan Jaayegi” (1999) dan “Anari No.1” (1999).

Melalui filmnya, Govinda lima kali menyandang sebagai aktor terbaik dalam ajang Filmfare Award. Dalam ajang yang sama ia pernah dinobatkan sebagai pemain komedi terbaik dan lima kali sebagai untuk kategori penampilan terbaik. Dan beberapa penghargaan lainnya.

Pada 2004, ia masuk dunia parlemen dengan perolehan mencapai 5.000 suara. Waktu itu, ia berjanji akan membenahi transportasi (prawaas), kesehatan (swasthya), dan pendidikan (gyaan). Tapi selama 10 bulan berjalan, Govinda mendapat kritikan tajam karena tak mengeluarkan dana pengembangan untuk dapilnya sebesar 20 juta rupee. Dan ia baru merespon kesalahannya itu setelah banyak media mengkritiknya.

Pada 2005, ketika banjir di Mumbai yang menewaskan 450 orang, Govinda juga tak luput dari kritikan. Masyarakat mengatakan susah untuk mengontaknya. Tapi ia kemudian membantah di televisi bahwa dirinya telah mengumpulkan 150 juta rupee untuk korban banjir.

Di parlemen, ia juga dinilai tak berperan aktif bahkan banyak absen. Akhirnya, pada 20 Januari 2008, ia memutuskan untuk keluar dari politik dan kembali ke dunia film. Ia mengikuti jejak seniornya, Amitabh Bachchan yang juga keluar dari politik.

Suatu kali ia pernah hampir mati saat syuting film “Khuddar” pada 1994. Mobil yang dipakainya bertabrakan yang menyebabkan kepalanya terluka dan Govinda mengalami pendarahan hebat. Meski begitu, ia tak membatalkan dan tetap melanjutkan syuting film setelah mendapat pengobatan dari dokter.

Govinda selalu ingat pesan dari ibunya, Nirmala Devi-jee, agar selalu menjadi orang yang rendah hati dan tidak menganggap diri sebagai pahlawan besar. “Saya selalu menaati nasihat ibu saya dan itu yang selalu menguntungkan saya,” katanya.

Kita tunggu aksi sang komedian Bollywood

Time Of India/Masala/Wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s