Quvenzhane Wallis: Termuda Sepanjang Sejarah Oscar

ADA yang berbeda dalam deretan orang yang melewati karpet merah di Academy Awards ke-85 atau Piala Oscar, Senin (25/2). Ada seorang anak kecil berjalan sambil menggendong tas anjingnya. Ya, dia adalah Quvenzhane Wallis (9).

Anda patut acungi jempol terhadap aktris cilik kelahiran Houma, Louisiana, AS pada 28 Agustus 2003. Malam itu di Dolby Theatre, Hollywood, dialah satu-satunya gadis cilik yang masuk unggulan aktris terbaik. “Quvenzhane Wallis adalah unggulan termuda kategori aktris terbaik dalam sejarah Academy Awards,” tulis BBC, Senin.

Melalui film Beasts of the Southern Wild, ia bersaing dengan, Jessica Chastain, Jennifer Lawrence, Emmanuelle Riva, Quvenzhane Wallis, dan Naomi Watts. Meski akhirnya, ia harus mengakui kehebatan Jennifer Lawrence yang bermain apik di Silver Linings Playbook.

Saat berjalan di karpet merah, Wallis selalu melempar senyum. Ia memakai gaun biru tua Armani. Ia mendandani rambutnya dengan ikat kepala perak. “Aku menyukainya karena gaun ini gemerlapan dan mengembang,” katanya.

Ketika dirinya tahu bahwa masuk unggulan Piala Oscar, Wallis begitu terkejut dan tak bisa menyembunyikan luapan senangnya. Ia berteriak, “Ahhhhh apakah saya pernah berteriak (seperti ini). Ini menarik dan istimewa,” ujarnya.

“Saya akan merayakan dengan ayam pizza, wafel dan lainnya yang baik,” ia menambahkan. Ketika media US Today menanyainya, apa kira-kira pakaian yang akan disiapkan, Wallis menjawab, “Saya tidak tahu, apa yang akan saya pakai dan saya tidak tahu akan mengambil pakaian mana, barangkali nanti ibuku.”

“Dia adalah anak muda dengan bakat yang luar biasa dan menakjubkan. Tidak hanya sebagai seorang aktris tetapi sebagai penyanyi dan penari, dan kita tidak bisa menunggu agar penonton melihat dia,” katanya.Dalam waktu dekat, Wallis akan syuting film Annie versi baru, sebuah film adaptasi dari drama musikal dan komik strip Little Orphan Annie. Annie, yang diproduseri oleh Will Smith dan Jay-Z itu diperkirakan keluar pada 2014. Tapi sebelum Annie, ia membintangi Twelve Years A Slave, bersama Brad Pitt yang dirilis tahun ini.

“Sebagai unggulan dalam Academy Award dan mendapatkan pujian dari kritikus, Quvenzhan Wallis adalah seorang bintang dan kami percaya perannya sebagai Annie akan membuat dia sebagai bintang di seluruh dunia yang sesungguhnya,” kata Presiden Produksi Sony Hannah Minghella.

Awalnya, putri Will Smith, Willow yang akan menjadi bintang utama Annie, tetapi umurnya yang mendekati umur 13 tahun, melebihi ketentuan. Film ini akan disutradarai oleh Will Gluck, yang pernah membuat film Easy A (2010) berdasarkan buku The Scarlett Letter.

Wallis mulai bermain film sejak tahun lalu dalam Beasts of the Southern Wild. Baru sekali main film dan tak pernah punya pengalaman teater atau seni peran lainnya- Wallis langsung menerima sejumlah penghargaan. Para kritikus film memuji perannya.

Wallis juga masuk menjadi unggulan aktris terbaik di beberapa penghargaan film seperti Independent Spirit Award, Chicago Film Critics Association Award, Houston Film Critics Society, Phoenix Film Critics Society, dan lainnya.

Wallis lahir dari pasangan orang tua yang sederhana. Ibunya, Qulyndreia, seorang guru dan ayahnya, Venjie Wallis, seorang sopir truk. Ia tidak tinggal di daerah mewah seperti Los Angeles, tapi di Louisiana bersama keluarganya yang tergolong kelas bawah.

Namanya memang susah diucapkan, tapi kata Zhane berarti peri dalam bahasa Swahili, bahasa penduduk di sekitar pantai Afrika Timur. Sementara nama depannya, Quven merupakan gabungan nama depan orang tuanya.

Saat mengikuti audisi Wallis dan orang tuanya harus berbohong tentang usianya agar bisa lolos audisi filmnya itu. Pihak panitia mensyaratkan minimal usia yang diperbolehkan adalah enam tahun, padahal usianya baru lima tahun. Tapi, akhirnya dia mengalahkan sebanyak 4.000 pesaing untuk peran sebagai hushpuppy, seorang anak yang gigih bertahan hidup dari kemelaratan bersama ayahnya yang sekarat.

Ketika mengaudisi Wallis, Direktur Benh Zeitlin menyadari bahwa ia telah menemukan apa yang ia cari. Ia pun mengubah beberapa naskah dan disesuaikan dengan karakter Wallis. Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Sundance pada 2012 dan memenangkan Grand Jury Prize. Begitu pula saat di Festival Film Cannes, film tersebut meraih penghargaan D’Or sebagai film terbaik.

CNN/BBC/Biography.com/AP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s