Hugo Chavez: Empat Kali Operasi Karena Kanker

PRESIDEN Venezuela Hugo Chavez dilaporkan menderita infeksi baru menyusul perawatan kanker yang tengah dijalaninya. Akhir pekan lalu, Wakil Presiden Nicolas Maduro mengatakan Chavez masih menjalani kemoterapi.

Pemerintah Venezuela mengatakan, Chavez mengalami infeksi saluran pernafasan akut. “Kondisinya terus menurun,” ujar Menteri Penerangan Ernesto Villegas.

Chavez (58) baru saja kembali ke Venezuela bulan lalu, setelah menjalani perawatan kanker di Kuba. Sejak itu ia belum pernah kembali muncul di hadapan publik.

“Kita telah tiba di Venezuela lagi. Puji Syukur Tuhan. Terima kasih kepada rakyat tercinta. Kita akan melanjutkan perawatan di sini,” kata Chavez melalui twitter-nya.

Chavez bertolak ke Havana untuk menjalani operasi pada 11 Desember 2012. Pada Juni 2011, Chavez mengumumkan bahwa dia menderita kanker. Sejak itu ia menjalani empat kali operasi sampai Desember lalu, termasuk perawatan kemoterapi dan radiasi.

Selama ini Chavez mengambil keputusan negara dari tempat tidur di rumah sakit. Banyak warga Venezuela yang meminta agar kondisi kesehatan Chavez diumumkan secara rinci ke publik. Tapi, pemerintah tak pernah menjelaskan ia terkena kanker di bagian mana.

Ada spekulasi bahwa kanker Chavez telah menyebar ke paru-parunya. Spekulasi lain pun berkembang jika Chavez meninggal yaitu masalah perpolitikan dari pihak oposisi.

Salah satu dari tiga Chavez putri, Maria Gabriela, mengucapkan terima kasih kepada simpatisan melalui akun twitter-nya. “Kami akan menang!” tulisnya dan menggemakan ucapan favorit ayahnya. “With God Always” (Tuhan selalu bersama).

Sebelumnya, Pemerintah Venezuela untuk pertama kalinya merilis foto Chavez sejak dia menjalani operasi kanker. Dalam foto itu, ia terlihat tersenyum saat terbaring di ranjang sambil membaca koran, didampingi dua anak perempuannya.

Koran yang ia pegang milik Partai Komunis Kuba, Granma. Foto ini disiarkan dalam siaran televisi oleh menantunya, Menteri Sains Jorge Arreaza. Ernesto mengatakan bahwa pemimpin Venezuela itu bernafas dengan alat bantu pernafasan sehingga sulit baginya untuk berbicara.
Chavez kembali terpilih untuk enam tahun masa jabatan setelah menang pemilu Oktober 2012. Tetapi Mahkamah Agung memutuskan sumpah jabatan yang mestinya berlangsung 10 Januari lalu ditunda karena penyakit yang dideritanya.

Laki-laki kelahiran 28 juli 1954 adalah pemimpin Venezuela yang vokal dan kontroversial di daratan Amerika Latin. Ia selalu kontra dengan Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Ia terpilih sebagai presiden untuk pertama kali pada 1999. Para pendukungnya mengelu-elukan dia karena berbicara bagi masyarakat miskin. Tapi, pengkritiknya mengatakan ia telah menjadi semakin otokratis, setelah memimpin hampir 14 tahun ini.

Pada Februari 1992, Chavez memimpin penggulingan Presiden Carlos Andres Perez. Tapi kudeta mantan tentara penerjun payung itu gagal.

Ia kemudian menyerahkan diri dan dipenjara dua tahun sebelum akhirnya diberikan pengampunan. Keluar penjara, ia kemudian mendirikan partai “Gerakan Republik Kelima”.

Hubungan dengan Washington mencapai titik terendah baru ketika ia menuduh pemerintahan Bush “melawan teror dengan teror” selama perang di Afghanistan, setelah peristiwa 11 September 2001.

Chavez terkenal karena gaya bicara flamboyan di depan publik, dalam program TV mingguan, “Alo Presidente” (Hello Presiden), di mana ia berbicara tentang ide-ide politiknya, para tamu menyanyi dan menari.

BBC/The News Tribune

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s