Michelle Yeoh: Si Balerina Jagoan Kungfu

MICHELLE YEOH sedang bahagia karena baru saja menerima Excellence Award Cinema Asia, sebuah penghargaan tahunan  yang diberikan kepada orang Asia yang berprestasi dalam film, musik, televisi dan teater.

Ia mengaku senang menerima piala tersebut dan “Saya harap ini tidak untuk membuat saya harus pensiun?” kata pemain film Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000) itu dalam ajang Asian Film Awards 2013, Senin (18/3) di Hongkong.

Tahun lalu, Yeoh dipuji kritikus film saat berperan sebagai tokoh demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi dalam The Lady. Kabarnya akan ada sekuel “Crouching Tiger“, tetapi Yeoh belum tahu tentang hal itu. Dia mengaku senang bila memang akan diajak bermain kembali. Kabarnya, bintang kung fu Donnie Yen akan mengambil sekual film tersebut. Film yang disutradarai oleh Ang Lee itu memenangkan empat piala dalam ajang Academy Awards 2001.

Siapa Yeoh sebenarnya? Nama panjangnya adalah Michelle Yeoh Choo-Kheng. Ia lahir di Ipoh, Malaysia, 6 Agustus 1962. Miss Malaysia pada 1983 itu mengawali karir filmnya di dunia laga. Makanya, di kemudian hari ia dijuluki Queen of Martial Arts.

Ia mulai moncer ketika diajak bermain dengan Jackie Chan. Merambah Hollywood, ia dikenal lewat “Crouching Tiger” dan menjadi gadis James Bond dalam Tomorrow Never Dies (1997)

Orangtua Yeoh adalah dari etnis Tionghoa. Ia menguasai tiga bahasa yaitu Mandarin, Melayu dan Inggris. Meski akhirnya belajar kungfu, ternyata awalnya ia bercita-cita untuk menjadi balerina, penari balet perempuan. Dia sudah berlatih sejak umur empat tahun. Yeoh kecil adalah perempuan tomboi dan menyukai renang.

Ketika berusia 15 tahun, ia pindah ke Inggris untuk belajar di London Royal Academy of Dance. Ia juga melanjutkan pascasarjana di Inggris. Impiannya menjadi seorang balerina gagal lantaran dia cedera sumsum tulang belakang. Meski begitu, ia akhirnya tetap menyelesaikan sarjananya pada 1982 dan mulai fokus pada koreografi dan drama.

Tak hanya Miss Malaysia, ia juga mendapatkan gelar Miss Moomba, sebuah kontes kecantikan di Australia. Mulai dari situ wajahnya mulai dikenal di televisi, sebagai bintang iklan bersama Jackie Chan dan Chow Yun-Fat.

Film perdananya adalah The Owl vs Bombo pada 1984. Untuk film itu, ia berlatih bela diri lebih dari 10 jam sehari. Di film selanjutnya ada beberapa adegan yang dilakukannya sendiri tanpa bantuan stuntman. Sudah puluhan film ia lakoni dan pada 2013 sedang mempersiapkan film Final Recipe.

Pada 1988, ia menikah dengan Dickson Poon, seorang pengusaha dan itu sempat membuatnya pensiun dari dunia akting. Pernikahanya tak berlangsung lama, tiga tahun kemudian keduanya bercerai.

Pada 1992, Yeoh kembali dengan film Police Story III: Supercop, bersama Jackie Chan. Film ini merajai box office Asia dan dia menjadi  bintang laga top wanita Asia. Karir itulah yang kemudian hari membuatnya sebagai aktris dengan bayaran tertinggi di Asia.

Ia juga mendapatkan sejumlah nominasi dalam berbagai ajang penghargaan film. Pada 2000, ia sebagai aktris terbaik dalam BAFTA Film Award 2001. Di luar film, ia juga aktif sebagai duta besar tentang AIDS, Yayasan Kanker Hongkong, dan lainnya. Bahkan, ia mendapatkan dihargai The Outstanding Young Persons of the World oleh Junior Chamber International pada 2002.

Kemudian, penghormatan Darjah Seri Paduka Mahkota Perak Award oleh Sultan Perak, Azlan Shah pada 2012 dan penghargaan Officier de la Legion d’Honneur oleh Presiden Prancis Nicholas Sarkozy pada 2011.

AP/biography.com/michelleyeoh.info

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s